Ceritanya rumah yang di Dasana mau dijual, jadilah kita iklankan di KOMPAS. Setelah iklannya terbit, mulai datang telp penawaran harga, penawaran iklan di property dan web, tanya alamat jelas, dan sms bahwa rumah ini sudah ada yang minat silahkan hub..... Semula aq n my hubby serius menanggapinya, tapi ternyata banyak yg main-main. Sampai kemudian saat aku dijalan ada yg telepon menanyakan kalau dari gerbang Dasana terus lewat mana lagi agar sampai kerumahku, kupikir ini pasti serius, lalu kuberitahukan jalannya agar dia bisa melihat rumahku. selang beberapa hari, my hubby terima sms dari seseorang yang bernama Ibu Sri Lestari yang isinya tolong hub suaminya Bapak Dhany.... karena mereka serius mau beli rumah. Tapi karena kesibukan kami, membuat kami lupa untuk menelpon Bapak itu.
Beberapa hari kemudian, Pak Dhani yang malah telp my hubby dan bilang kalau istrinya sudah melihat rumah kami dan merasa cocok, bapak itu minta harga di turunkan, setelah deal harga dikurangi bapak tsb janji mau mentransfer DP/ tanda jadi sebesar 5jt, my hubby bilang, jika bapak serius knapa tidak bertemu langsung dan lihat rumahnya dulu?, bapak itu bilang jika istrinya sudah cocok maka dia takperlu melihatnya lagi. My hubby minta DP 10jt sbg tanda keseriusannya, bapak itu setuju akan bayar DP hari itu juga sekitar jam 3 sore (saat itu hari sabtu).
Sekitar jam 1 siang kami pergi ke Bank BCA Sumarecon, ternyata BCA buka hari sabtu, dalam perjalanan ke Bank kami berfikir kenapa bapak itu mudah sekali mau transfer DP, tanpa mau bertemu kami, tanpa melihat rumahnya terlebih dahulu dan tanpa melakukan perjanjian jual beli dengan kami? akhirnya kami jadi curiga, sebelum my hubby sms no rek saya, saya mentransfer uang saya semua ke rek my hubby, jadilah saldo saya cuma Rp. 90.000,- kemudian baru kami sms no rek saya.
Kira-kira jam 3 lewat 10 menit pak dhani telp memberitahukan bahwa ia telah melakukan transfer ke rek saya, kami langsung check ke ATM ternyata dananya kosong alias tetap 90 rb. Kebetulan telp belum ditutup my hubby langsung memberitahukan bahwa uang tsb belum kami terima, pak dhani suruh kami check kembali, kami pun langsung menuju ke CSO nya di check kembali dan saldo rek saya tetap 90 rb.
Akhirnya pak dhani bilang ia akan menghubungi hallo bca, dan mohon supaya my hubby tidak menutup telp, Hallo BCA terhubung dan mereka melakukan pembicaraan sampai kemudian Hallo BCA menyimpulkan bahwa karena hari sabtu kemungkinan posisi uang yang ditransfer jadi manual, hari senin baru bisa dicheck kembali, hallo BCA minta berbicara langsung dengan saya, tapi my hubby jawab, "bilang saja dengan Pak Dhani, kalau minat beli rumah saya silahkan ketemu saya langsung." Sampai sekarang Pak Dhani tidak menelpon kami lagi dan kamipun mengucap syukur Alhamdulillah karena Allah telah melindungi kami dan memberitahukan kami kejanggalan2 seperti : bayar DP tanpa bertemu dengan kami, tanpa melihat rumah dan tanpa melakukan surat perjanjian, Hallo BCA yang suaranya cukup jelas tidak seperti dari telp ke telp, dan Ibu Sri yang ternyata tidak pernah datang kerumah kami.
Hari begini masih ada saja orang yang berprofesi menjadi PENIPU.........
Rabu, 20 Oktober 2010
MENIPU GAYA BARU
Diposkan oleh Armeina Tanjung di 22:34
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)






0 komentar:
Poskan Komentar